Kanker Esofagus Terjadi Karena Kebiasaan Merokok Anda

1 min read

kanker esofagus

Kanker esofagus memiliki dua jenis, pertama yakni kanker sel skuamosa yang terjadi pada sel yang berupa pipih. Ke-2, adenokarsinoma yang berlangsung pada sel serta membuahkan mukus untuk melumasi makanan yang melalui esofagus.

Beberapa rutinitas yang kamu kerjakan bisa saja penyebab berlangsungnya kanker esofagus, seperti merokok. Tidak hanya merokok, ini unsur yang bisa naikkan efek seorang terkena kanker essofagus!

Kanker Esofagus, Kenapa Bisa Terjadi?

Kanker esofagus adalah kanker yang tumbuh di esofagus, yakni anggota badan yang berupa tabung yang menyambungkan tenggorokan sampai lambung. Kanker ini berlangsung karena perkembangan yang abnormal pada jaringan epitel pada essofagus.

Kanker ini dapat tumbuh dibagian mana saja pada tenggorokan, tapi umumnya keadaan ini berlangsung dibagian bawah esofagus.

Mengidap Kanker Essofagus? Ini Gejala yang Akan Muncul. Gejala yang akan ada bila seorang menderita kondisi ini, antara lain:

  • Disfagia atau susah menelan. Ini adalah tanda-tanda awal yang dikarenakan oleh tumor pada esofagus. Tumor ini yang membuat penyempitan ruangan pada tenggorokan.
  • Masalah pencernaan.
  • Penurunan berat tubuh sebab kehilangan nafsu makan.
  • Dada merasai sensasi rasa terbakar serta tertekan.
  • Muntah-muntah.
  • Batuk serta suara miring atau serak.
  • Seringkali tersedak waktu makan sebab makanan naik ke esofagus.

Pada step awal, kanker essofagus tidak memperlihatkan tanda-tanda apa saja, hingga susah untuk terdeteksi. Tanda-tanda di atas akan ada bila kanker telah masuk fase kelanjutan.

Kebiasaan Merokok Tingkatkan Risiko Kanker Esofagus?

Merokok dapat tingkatkan efek berlangsungnya kanker essofagus pada seorang. Keadaan ini karena terdapatnya kandungan racun serta senyawa beresiko pada rokok yang dapat sebabkan iritasi pada jaringan epitel esofagus.

Tidak hanya merokok, ada banyak hal yang menjadi penyebab berlangsungnya kanker essofagus pada seorang, yakni:

Obesitas

Ini bisa berlangsung pada pengidap obesitas, sebab pengidap mempunyai efek terserang penyakit asam lambung serta esofagus barret. Esofagus barret yakni keadaan waktu sel yang melapisi tenggorokan rusak sebab asam lambung.

Alkohol

Rutinitas konsumsi alkohol dapat sebabkan iritasi serta inflamasi pada jaringan epitel esofagus. Iritasi serta inflamasi ini yang tingkatkan efek berlangsungnya kanker essofagus pada seorang.

Makanan dan minuman panas

Konsumsi minuman atau makanan panas dapat sebabkan inflamasi serta iritasi pada esofagus, hingga tingkatkan efek kanker essofagus.

Pemicu penting dari kanker essofagus disangka sebab perubahan pada DNA jaringan epitel esofagus. Perubahan ini membuat pergantian sel epitel jadi abnormal serta tidak termonitor, hingga membuat terbentuknya tumor pada esofagus serta menebar ke jaringan lain.

Kamu dapat menahan keadaan ini sedini kemungkinan dengan berhenti merokok, hentikan mengonsumsi alkohol terlalu berlebih, tingkatkan mengonsumsi buah dan sayur, dan jaga berat tubuh supaya masih baik. Bila kamu alami beberapa gejala seperti di atas, jangan menduga-duga serta asal-asalan minum obat tanpa ada resep dari dokter, ya!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *