8 Penyebab Bayi Muntah dan Cara Mengatasinya.

Posted on

Bayi gumoh merupakan hal yang wajar dan biasa. Berbeda dangan gumoh, muntah pada bayi sering keluar dengan menyembur dan kadang disertai rewel dan gejala tertentu. Meskipun mirip, namun bayi muntah perlu juga waspadai siapa tahu merupakan gejala sakit. Sehingga mengetahui penyebab bayi muntah sangat penting agar bisa menentukan penanganan terbaik.

Penyebab Bayi Muntah dan Cara Mengatasinya
Penyebab Bayi Muntah dan Cara Mengatasinya

Berikut ini 8 penyebab bayi muntah. Telitilah siapa tahu anak Anda mengalami salah satunya.

Terkait Menyusu

Antara umur 2 sampai 4 bulan, bayi muntah kemungkinan besar akibat terlalu banyak menyusu. Namun bisa juga akibat gangguan pencernaan atau alergi protein susu bagi bayi yang dibantu susu formula.

Menangis Terlalu Lama

Penyebab bayi muntah bisa juga dari kondisi menangis terlalu keras. Hanya saja muntah akibat menangis ini biasanya tidak terlalu berbahaya.

Akibat Infeksi Virus atau Bakteri

Bayi yang telah lewat umur 4 bulan dan muntah bisa karena gangguan pada saluran pencernaannya oleh adanya virus dan bakteri. Kondisi ini biasanya disertai gejala lain berupa diare, sakit perut, tidak nafsu makan dan demam.

Sebagai Gejala Infeksi Lainnya

Penyebab bayi muntah bisa juga dari kondisi pilek yang membuat hidung tersumbat. Infeksi lain yang bisa menyebabkan bayi muntah adalah infeksi saluran kemih dan saluran telinga. Pada kondisi yang lebih bahaya lagi adalah ketika bayi muntah yang menjadi gejala infeksi penyakit seperti  meningitis, paru-paru basah, radang usus buntu, dan yang paling jarang yaitu infkesi sindrom Reye.

GERD (gastroesophageal reflux)

GERD adalah istilah medis untuk penyakit asam lambung. Kondisi ini terjadi ketika otot antara esophagus (kerongkongan) dan lambung kurang baik kinerjanya dan mengakibatkan makan dan asam dalam lambung naik dan keluar ke kerongkongan. Muntah karena asam lambung akan lebih menyakitkan karena terasa panas di perutm dada dan tenggorokan.

Stenosis pilorus

Merupakan kelainan bawaan yang berupa penyempitan pilorus pada bayi. Pilorus adalah bagian pembukaan yang letaknya berhubungan dengan usus.  Kelainan ini menyebabkan makanan dalam lambung tidak bisa lewat ke usus bawah, sehingga akan keluar lagi sebagai muntahan. Lumayan serius, karena hanya bisa diatasi dengan operasi.

Mabuk Perjalanan

Bayi juga bisa mabuk perjalanan. Menurut para ahli adanya ketidak seimbangan antara yang dilihat dan dirasakan bayi menjadi penyebab bayi muntah atau mabuk perjalanan. Dalam kasus ini sensor keseimbangan yang letaknya di bagian dalam telinga mengalami gangguan sehingga timbullah mual dan muntah.

Gejala Keracunan

Penyebab muntah pada bayi yang selanjutnya adalah akibat keracunan. Asal muasalnya bisa karena bayi menelan benda atau bahan beracun. Biasanya selain muntah, gejala keracunan juga disertai diare.

Nah, untuk mengatasi bayi muntah tentu juga dilihat dari penyebabnya. Jika yang berkaitan dengan medis pastinya harus periksa ke dokter atau dibawa ke rumah sakit. Beberapa cara yang bisa dilakukan sendiri adalah sebagai berikut.

  • Jika muntah disebabkan menyusu, maka berilah ASI lebih sedikit. Posisikan bayi tegak dan usahakan ia bersendawa setekah menyusu.
  • Jika penyebab muntahnya adalah karena pilek, maka cobalah bersihkan hidung bayi dengan semprotan khusus. Meskipun tidak nyaman namun akan meringankan hidung tersumbat dan mengurangi muntah.
  • Sedang jika muntahnya akibat mabuk perjalanan, usahakan sering berhenti dan memberi bayi kesempatan menghirup udara segar.

Dengan mengetahui penyebab bayi muntah, maka tindakan yang sesuai akan cepat terlaksanan sehingga tak terjadi keadaan yang lebih parah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *