Inilah Gejala HIV Pada Pria Yang Harus Diketahui

Posted on

HIV (human immunodeficiency virus) adalah suatu virus yang merusak sistem kekebalan tubuh manusia. Penyakit ini menyerang pria dan wanita tanpa pandang bulu. Selain menular ke orang lain melalu hubungan badan, HIV juga dapat menular pada janin. Simak apa saja gejala HIV pada pria yang umum terjadi hanya dalam artikel ini.

Inilah Gejala HIV Pada Pria Yang Harus Diketahui
Inilah Gejala HIV Pada Pria Yang Harus Diketahui

Saat seorang pria terinfeksi virus HIV maka tidak akan langsung menunjukkan gejala. Dan gejala yang muncul pun tidak sama antar satu pria dengan lainnya. Proses infeksi yang lama, sampai 10 tahun, membuat pengidap HIV tak menyadari kondisinya. Pada akhirnya baru berobat dalam keadaan yang sudah parah. Berikut ini beberapa gejala HIV pada pria yang biasa muncul. Secara umum ada tiga tahapan sejak masuknya virus ke dalam tubuh.

  1. Gejala awal

Sekitar 80% pria yang mengidap HIV hanya merasakan gejala flu saja. Flu ini muncul sekitar 2-4 minggu semenjak terinfeksi. Gejala ini hanya tahap awal yang akan teratasi oleh antibodi yang diproduksi tubuh.

Gejala HIV pada pria pada tahap awal ini meliputi: munculnya ruam di kulit, demam. Sakit tenggorokan, sakit kepala. Kadang-kadang sisertai dengan gejala lainnya berupa kelelahan, oembengkakan kelejear limfa, sakit otot, dan berkeringat saat malam hari. Jika ada yang mengalami gejala awal ini, dan merasa pernah melakukan kegiatan yang berisiko tertular HIV, maka segeralah periksakan diriĀ  ke dokter.

  1. Gejala HIV Lanjutan

Gejala awal HIV pada pria selanjutnya akan meningkat ke status lanjutan. Anehnya justru pasa masa lanjutan ini penderita tidak mengalami gejala yang mencurigakan. Sejak gejala awal yang berupa flu dan sejenisnya dilawan oleh sistem kekebalam tubuh, maka virus HIV tak lagi menunjukkan gejala serangan. Tetapi sebenarnya virus masih aktif dan bisa ditularkan ke orang lain.

Karena tak menunjukkan gejala inilah, maka pengidap justru membahayakan orang sekitar atau pasangannya. Karena pada masa ini justru virus HIV sedang berkembangbiak semakin banyak dan perlahan mulai menggerogoti kekebalan tubuh.

  1. Gejala Akhir HIV/ Munculnya AIDS

Ketika virus HIV telah berkembang biak dan banyak, serangan pun dimulai. Butuh waktu lama sampai HIV benar-benar menjadi AIDS. Bahkan hingga 10 tahun. Saat tingkat akhir itu tiba, maka kekebalan tubuh sudah benar-benar hancur.

Kekebalan yang rusak membuat tubuh mudah terkenan berbagai infeksi. Berbagai penyakit pun berdatangan dan sulit untuksembuh. Penderitanya akan sering mengalami flu, demam dan infeksi oleh jamur. Gejala HIV pada pria pada tingkatan ini adalah mulai dari mual, muntah, terus menerus diare, dan kelelahan.

Berat badan akan turun sacara drastis, nafas jadi pendek dan mengidap batuk. Demam dan menggigil juga muncul secara terus menerus. Selanjutnya bagian mulut, hidung alat kelami, dan bawah kulit mulai mengalami ruam/luka. Juga terjadi pembengkakan nodus limfa di ketiak, paha, dan leher. Lebih parah lagi sampai hilang ingatan, bingung dan berbagai gangguan saraf yang lain.

Demikianlah berbagai gejala HIV pada pria yang begitu mengerikan. Karena itu selalu jagalah diri dan keluarga, lebih-lebih pasangan Anda agar tak terjerumus ke dalam perilaku yang berisiko tinggi tertular HIV. Karena penularan dan infeksi yang terjadi memakan waktu yang sangat lama, maka akibat buruk perilaku tersebut baru akan terlihat sekian tahun kemudian. Sehingga tindakan menjaga diri dan keluarga adalah cara terbaik agar tak tertular.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *