Mengetahui Penyebab dan Gejala hemophilia B

Posted on

Penyakit hemophilia B meruakan kelainan pada perdarahan yang disebabkan faktor genetic langka yang dapat mempengaruhi individu atau seseorang yang memiliki tingkat kadar protein dalam darah yang sangat rendah yang di sebut juga dengan factor IX. Factor IX merupakan salah satu faktor pembekuan.

Mengetahui Penyebab dan Gejala hemophilia B
Mengetahui Penyebab dan Gejala hemophilia B

Factor IX atau factor pembekuan merupakan kandungan protein khusus yang di perlukan untuk pembekuan darah yang berfungsi untuk menghentikan pendarahan. Penyakit hemophilia B dengan individu akan mudah sekali berdarah.

Hal tersebut dikarenakan hilangnya kadar protein yang telah terlibat dalam pembekuan darah dan juga tidak secara efektif dapat menghentikan aliran darah yang ada di bagian atau di daerah yang luka. Hal tersebut juga kadang kadang di sebut dengan pendarahan yang berkepanjangan.

Penyakit hemophilia B di klasifikasikan menjadi tiga golongan yaitu penyakit hemophilia B ringan, hemophilia sedang, dan juga hemoplilia berat. Pada kasus penyakit hemophilia B yang tergolong ringan, gejala yang biasanya akan di timbulan yaitu terjadi pendarahan yang terjadi setelah melakukan operasi, pada prosedur pencabutan gigi serta juga cidera besar. Dalam beberapa kasus penyakit hemophilia yang tergolong sedang serta juga yang paling berat atau parah, gejala yang akan di timbulkan yaitu pendarahan bisa terjadi setelah atau paska terkena cidera kecil atau juga tiba tiba perdarahan secara sepntan tanpa ada pemicu suatu apapun.

Penyebeb penyakit hemophilia B

Penyakit hemophilia B dapat di sebabkan oleh gangguan, atau juga terjadi perubahan pada gen fektor IX. Gen factor yang letaknya di salah satu dari dua kromosom seks yaitu di bagian kromosom X. seorang laki laki mempunyai satu kromosom X dan juga mempunyai satu kromosom Y dan dengan hal tersebut satu salinan yang dapat berubah dari factor gen IX pada seorang laki laki sangat cukup untuk menyebabkan seseorang tersebut terkena panyakit hemophilia B.

Pada seorang perempuan memiliki dua kromosom X serta juga harus memiliki dua salinan pada perubahan factor gen IX, hal tersebut juga sudah cukup untuk menyebabkan terkena penyakit hemophilia pada seorang wanita. Penyakit hemophilia B sangat jarang sekali terjadi pada seorang wanita dan karena hal tersebut lah hampir setiap kasus penyakit hemophilia B terjadi pada seorang laki laki. Namun bisa juga terjadi bahwa beberapa wanita dengan hanya jumlah salinan pada factor gen IX Cuma satu mampu menimbulkan gejala perdarahan yang tergolong pada penyakit hemophilia ringan.

Meskipun kasus ini terfokus ada masalah genetic, atau juga dapat di wariskan, perlu kita catat bahwa bentuk lain yang disebut atau juga di peroleh penyakit hemophilia bisa berkembang pada waktu di kemudian hari. Seorang individu di lahirkan tidak dengan kondisi mempunyai hemophilia, namun di dalam perkembangan seseoarang itulah yang akhirnya dapat menimbulkan penyakit hemophilia.

Gejala gejala pada penyakit hemophilia B

Ada dua jenis gejala yang utama yang biasanya di sebabkan penyakit hemophilia yaitu pendarahan yang terjadi lebih lama dari biasanya, dan juga mudah memar. Pada pengidap penyakit hemophilia biasanya akan mengalami hal-hal seperti di bawah:

  • Sering mengalami mimisan tanpa penyebab dan pemicu yang tidak jelas
  • Banyak sekali kehilangan darah ketika terkena luka kecil
  • Pendarahan yang terjadi di bagian mulut karena tergigit, atau juga setelah melakukan pencabutan gigi
  • Terjadi pendarahan dari luka atau juga dari suatu cidera yang sangat susah berhenti
  • Keluar darah yang tercampur ada urine dan juga tinja

Dengan adanya penyakit hemophilia benjolan kecil pun yang ada dibagian kepala dapat menjadi masalah yang serius. Jika hal itu terjadi maka kita harus berhati-hati, hal tersebut dapat memyebabkan pendarahan di otak kita.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *