Penyebab gejala dan juga cara pencegahan penyakit hepatitis D

Posted on

Penyakit hepatitis D merupakan penyakit pada organ hati akibat virus yang disebabkan oleh virus hepatitis D, atau juga disebut dengan virus delta. Infeksi virus hepatitis D dapat terjadi sebagai co-infeksi.

Penyebab gejala dan juga cara pencegahan penyakit hepatitis D
Penyebab gejala dan juga cara pencegahan penyakit hepatitis D

Yang artinya terjadi secara bersamaan dengan virus hepatitis B. virus tersebut merupakan salah satu dari beberapa jenis virus hepatitis yang dapat menyebabkan peradangan dan juga dapat mempengaruhi kemampuan pada organ hati untuk bekerja dengan normal.

Baca juga :

Penyebab penyakit hepatitis D

Virus HDV dapat ditularkan melalui tusukkan jarum suntik (medis atau juga natkoba) yang dalam keadaan tidak steril atau sudah dipakai atau juga bekas. Virus jenis ini juga dapat di tularkan lewat paparan darah atau juga cairan tubuh lainnya yang sudah terinfeksi virus misalnya yaitu cairan urune, sekresi vagina, air mani, darah, dan juga persalinan dari ibu yang positif terinfeksi virus hepatitis ke bayinya yang baru lahir.

Namun perlu kita catat, bahwa kita hanya dapat terkena atau terinfeksi virus hepatitis D jika kita sudah menderita atau terinfeksi virus hepatitis B pada sebelumnya. Kita dapat terinfeksi virus HDV dan juga virus HBV pada saat yang bersamaan. Menurut Children’s Hospital of Philadelphia, ada sekitar 5% penderita penyakit hepatitis B akan terkena penyakit hepatitis D.

Semua orang dapat terkena atau terinfeksi virus hepatitis. Namun ada beberapa factor yang dapat meningkatkan pada risiko terkena penyakit hepatitis D yaitu:

  • Sebelumnya sudah menderita penyakit hepatitis B
  • Seseorang pria yang melakukan hubungan seks dengan seorang ria lainya atau berhubungan seks dengan sesama jenis
  • Seseorang yang melakukan hubungan seks yang tidak aman
  • Sering sekali menerima tranfusi darah
  • Menggunakan nerkoba jenis heroin yang di suntikan ke tubuh

Gejala atau tanda tanda yang disebabkan oleh penyakit hepatitis D

Gejala atau tanda yang di sebabkan oleh penyakit hepatitis D sama dengan gejala yang di timbulkan pada penyakit hepatitis B, hal tersebut bisa menyulitkan bagi dokter untuk menentuan diagnosis penyakit dari gejala atau tanda yang di timbulkan. Gejala umum yang di timbulkan pada HDV antara lain yaitu:

  • Hilangnya pada nafsu makan
  • Perut terasa mual dan merasa ingin muntah
  • Badan mudah capek atau kelelahan
  • Terasa nyeri pada organ hati di bagian sisi kanan atas perit
  • Terjadi nyeri otot dan juga sendi
  • Mata dan juga kulit berubah menjadi kuning, warna urin menjadi gelap, dan juga warna fases menjadi pucat “gejala penyakit kuning arau juga tanda keusakan pada organ hati”

Kebanyakan orang yang terkena atau terinfeksi virus HDV sewaktu sudah dewasa dapat pulih dengan sepenuhnya, mesi pun tanda tanda dan juga gejala yang sudah di alami tergolong parah.

Pencegahan penularan penyakit hepatitis D

Satu satunya cara untuk mencegah penyakit hepatitis D yaitu dengan cara menghindari terkena penyakit hepatitis B. kita dapat melakukan tindakan pencegahan untuk mengurangi risiko terkena penyakit hepatitis B yaitu:

  • Melakukan vaksinasi: ada beberapa vaksin untu mencegah hepatitis B pada semua anak, pada orang dewasa yang memiliki risiko terkena penyakit hepatitis B juga harus di lakukan vaksinasi, seperti halnya mereka yang menggunakan narkoba yang di suntikan pada tubuh . vaksinasi tersebut biasanya diberikan dalam rangkaian tiga suntikan dalam waktu per enam bulan.
  • Melakukan aktivitas seksual dengan menggunakan pengaman atau kondom. Anda tidak boleh melakukan hubungan seks tanpa menggunakan pengaman kecuali jika sudah yakin bahwa pasangan seks anda tidak terkena atau terinfeksi virus hepatitis yang menular lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *